Sunday, December 18, 2005

'de brevitate vitae'


gaudeamus igitur
juvenes dum sumus
gaudeamus igitur
juvenes dum sumus
post jucundum juventutem
post molestam senectutem
pos habebit humus
pos habebit humus ..

desember 14 kemaren, aku nyanyi lagi lagu ini
sepenggal bersama dengan rekan lain di kampus.
terakhir aku ikut nyanyi ini, waktu masih gabung
di paduan suara unpar waktu kuliah, termasuk
acara wisuda di saat 13 taon yang lalu.
well .. lumayan merinding sih ehehee
kira-kira terjemahan bebasnya begini:
let us rejoice therefore
while we are young
let us rejoice therefore
while we are young
after a pleasant youth
after the troubles of old age
the earth will have us ..

'de brevitate vitae' adalah lagu berlirik latin,
awalnya digunakan sebagai lagu perayaan ato hymn
untuk pesta keberhasilan ato 'minum bir' ditradisi
jerman, belanda maupun inggris (termasuk aussie).
vivat academia!
vivant professores!
vivat academia!
vivant professores!
vivat membrum quodlibet
vivat membra quaelibet
semper sint in flore

selanjutnya berlanjut popular digunakan dalam
lingkungan akademik perguruan tinggi di sistem eropah
semenjak taon 1200-an, terutama untuk public ceremonies.
lantas pada abad ke 17, seorang tokoh pendidikan yang
juga penggubah lagu (kindeleben-1781), mempopularkan
sebagai tradisi 'lagu wisuda' yang kerap dinyanyikan
sebagai lagu wajib dalam perayaan keberhasilan itu,
terutama setelah diterjemahkan dalam versi inggris.
namun demi nilai sakral, tradisi nyanyian ini tetap
dinyanyikan dalam bahasa aslinya, yakni latin.
long live the academy!
long live the teachers!
long live the academy!
long live the teachers!
long live the curious man!
long live the questioning woman!
may they always flourish!
-duke-

Monday, December 12, 2005

back-packers


radioliners ..
lebih dari 5 mingguan daku
menuju selatan, menyusuri
'narooma' lantas 'cann river'
yg membelah canberra,
bertemu 'muray river' di kapitol
melbourne sampai kota 'bendigo'
(kampungnya 'ricki-lee coulter',
juara dua australian idol 2004 yg punya lagu asik 'sunshine').
masih di tepian sungai 'muray' yakni kota 'swan hill' yg punya
semboyan 'heart of the muray', aku tinggal selama 4 minggu
untuk bekerja di ladang para italian untuk memetik apricot dan
nectarine. dengan sungai muray inilah, membawaku menyusuri
kota kecil khas nama aborigine seperti 'nyah', ouyen, lameroo,
moorlands, tailem bend dan berujung di jantung ibukotanya
south australian yakni adelaide. yeah .. jalan panjang.
sembari membopong 'back pack' seberat 25 kiloan, tidur
di backpackers 20 dolar-an ampe di bangku terminal!

selama perjalanan, aku ditemani lagu dari mini ipod:
- back in black (the hives; ac/dc covers)
- big gun (ac/dc)
- bad day (daniel powter)
- you're beautiful (james blunt)
- the special two (missy higins)
- shine (shannon noll; runer up aussie idol 2003)
- my life (billy joel)
- wholla lotta love (led zeppelin; a must!)
- exploder (audioslave)
- as (george michale & marie j blidge; top!)
- when the weather is fine (thirsty merc)
- sunshine (ricki-lee coulter)
- chuk 'e' in love (ricky lee jones)
- stickwitu (pussy-dolls)
- sweetest goodbye (maroon 5)

dah dulu, besok cerita lagi ;o)
-duke-

Friday, November 18, 2005

remembrance day [11-11-11]

tadi siang, abis buru-buru nyetor duit buat
belanjaan di ebay, aku masuk ke toko langganan
'cash-afx'. karena kemarin dapet imel dari salah
seorang pegawainya tentang 'banyak dvd bagus'.
sementara kaki barusan melangkah menuju counter,
sayup kudengar suara lirih dan khidmat trompet.
aku gk begitu perduli, tapi sempat kuperhatikan
kalo 'semua pengunjungnya kok jadi pada diem?'.
mereka berdiri terpaku, kalopun ada yg jalan ato
lagi ngobrol, mendadak diam. malah waktu aku sempet
kasi salam 'how are u goin', cuma dibalas senyum.
aku jatuh curiga, sembari celingak-celinguk ndiri,
lalu beranjak ke rak cd. lagi asik milih-milih dan
seperti biasanya jadi menimbulkan suara, mendadak
kulihat seorang bapak tua memberi tanda telunjuk
di bibirnya agar aku gak berisik. makin penasaran,
lalu aku liat sekeliling dan mereka tetep diam.
sementara di tiap tv ada banyak gambar maupun
film, tapi ada satu yg jadi menarik yakni suara
terompet tadi. mengingatkan pada sangkakala buat
mengiringi lagu orang mati persis di film itu.

wah .. aku mendadak paham, mending ikutan silence.
sekitar 5 menit, suara trompet tadi berhenti dan
dilanjutkan suara perempuan. rupanya siaran dr radio,
yang seperti memberi intruksi tersendiri. lantas aku
tanya sama bapak tadi yg ngasih tanda diam, ada apakah
gerangan? ooo .. tiap jam-tanggal-bulan: 11-11-11,
adalah hari khusus yakni 'remembrance day' ato juga
disebut 'armistice day'. yakni semacam 'mengheningkan
cipta' sejenak pada hari pahlawan versi indo itu loh.
11 november 1918 adalah dianggap sebagai hari terakhir
perang dunia pertama. maka peristiwa ini diperingati
terutama pasukan inggris berikut sekutu commonwealth.
walaupun tercatat bahwa australia gk pernah mengirimkan
pasukannya dalam ww-1, tapi sempat juga terlibat dalam
beberapa pertempuran kecil, serta di perang dunia dua.

maka untuk turut mengenang para pahlawan perang 'anzac'
(the australian and new zealand army corps), australia
dan juga new zealand juga mengikuti perayaan taonan ini.
yakni dengan cara 'diam sejenak untuk beberapa menit'
sembari diiringi terompet sangkakala penghormatan.
dan itulah yang tadi kualami dengan clingak-clinguk,
sekaligus tau waktu masuk ke toko adl jam 11-11-11'05.
have a good day, mate!

-duke-

Thursday, September 29, 2005

~i will~

dUkE~mElihAt
mumpung lagi nyenggol bitel dan kebetulan aku
pas lagi dengerin lagunya, paul nyanyi sendiri
sembari ngegitar dari versi album anthology-3.

who knows how long i've loved you
[sapa yg tau sih, brapa lama ku-mencintai-mu]
you know .. i love you still
[tapi kau tau, aku mencintaimu, seterusnya]
will i wait a lonely lifetime
[mestikah aku sendiri seumur hidupku-tanpamu?]
if you want me to .. i will
[jika itu kehendakmu .. aku rela]

paul menuliskan lirik dan lagu ini buat seorang photographer
berambut panjang bernama linda, yg lantas dimusuhi semua
wanita sedunia karena iapun mendapatkan nama lengkap:
mrs. linda mc cartney.

paul dan linda boleh dikatakan pasangan paling akur dari

gerombolan bitel dan mereka hidup tenang sebagai vegetarian,
till death do them part, katanya. setidaknya begitulah, hingga
linda harus menyerah, wafat karena kangker payudara.
kini sir paul mc cartney sudah ditemani nyonya baru.
tapi siapa bisa lawan lirik ini, dari 'white album'.
*np: i will __ paul mc cartney
-duke-

Thursday, August 11, 2005

walk of life - dire straits

d.U.k.E~m.E.n.d.E.n.g.A.r
jujur aja, kadang klo lagi aku dengerin lagunya dire straits,
mendadak jadi butuh temen ngobrol. tentu ngobrol soal lagu,
gak perduli bareng laki or prempuan, dan gak perlu njelimet.
gak perlu biodata sang dire straits ato pentolannya yg nyentrik
mark knopfler (aku nyebutnya 'marky-k'), maupun pusing dgn
liriknya. betapa banyak lagu asik dire straits, dan baru kukasih
tau kalo ada temen ngobrol yang minat. tentu bukan cuma bisa
kasih komentar basik: lagunya asik, apa aja yg enak, pokoknya
bikin riang aja, yang gk ribet .. ato sejenisnya. komentar kayak
gitu cuman bikin muak, klo gak mo disebut malah melecehkan
selera. ok, aku kasih contoh aja kisah dari satu judul yang kali
ini jadi pertama untuk kupilih dalam membuka hari ini:
here comes johnny singing oldies, goldies
be-bop-a-lula, 'baby what i say ..
here comes johnny singing 'i gotta woman'
down in the tunnels trying to make it pay


terminologi ini bisa menunjukkan dua kemungkinan. melalui
tokoh 'johnny' pertama, kemungkinan ditujukan buat tokoh dari
beatles, yakni 'john lennon'. kenapa aku brani sebut option ini,
well selain debat-able juga aku buka peluang bahwa john lennon
adalah salah satu figur yg dikagumi marky terlepas dari seorang
superstar dan juga sesama british. term 'oldies goldies' adalah
sebutan untuk 'lagu oldies favorit' yg sering dibawakan d'bitel
saat mereka blon terkenal, serta 'be bop a lula' bisa meminjam
judul lagu milik genne vincent yg sering dianggap imitator elvis,
lantas vincent pindah ke inggis dan membuat ciri musik inggris
berubah jadi terinfeksi rock'n'roll. antara lain dgn munculnya
cliff richard. sebutan tokoh 'johnny' kedua adalah kemungkinan
buat nama panggilan favorit bagi musisi kulit hitam (blues),
diperkuat dengan frase lirik favorit bluesy, 'i gotta woman'.
dan lirik terakhir ini adalah cerita lagu sbg jati diri.
he got the action, he got the motion
yeah .. the boy can play, dedication .. devotion
turning all the night time into the day
he do the song about the sweet loving woman
he do the song about the knife
he do the walk, he do the walk of life


ok, sekarang mulai lagi melantur pada minat awalku,
kenapa hari ini dibuka dengan nada riang dire straits?
he got de action, got de motion .. bukankah inspiring?
juga positifnya 'turning all de night time into de day'?
maka seperti lirik berikutnya, aku mengikuti anjuran itu.
here comes johnny and he'll tell you the story
hand me down my walking shoes
here comes johnny with the power and glory
backbeat the talkin' blues
he got the action, he got the motion
yeah .. the boy can play, dedication, devotion
turning all the night time into the day


satu pesan buat hari ini. jika aku merasa bahwa aku bakal
sukses untuk memulai hari ini dengan ceria dan rela, maka
ceria itu akan jadi kisah selanjutnya. serta gak ada yang
namanya ceria, dengan cara menipu ato membohongi diri
sendiri, apalagi pihak lain. percayalah, energi dan harapan itu
jd mubazir percuma. setidaknya, kelak aku akan menemukan
fakta perih (knife), jika kelak kuketahui bahwa seseorang juga
bisa membalas dgn cara menipuku juga ato meng-kadalkan-ku.
hmmm .. so mending jgn pernah mencoba. perbuatan negatif
selalu gak pernah rapih alias selalu bakalan terbongkar.
gileee ini lagi ngomong apa sih? yea .. 'i gotta a woman'.

*np: walk of life ___ dire straits (brothers in arms)
-duke-

Thursday, April 07, 2005

pondokan pisau terbang

dUkE~mElihAt
mungkin, kalo mo nikmatin film enak, gak mesti selalu
perlu dipengaruhi resensi, termasuk reputasi pendukung
ato sebutlah nama besar dibaliknya. so, begitupun buat
menikmati keindahan film 'house of flying dagger', yang
celakanya gak bisa kuresapi utuh karena pantangan itu.

dari latar belakang dinasty 'tang' 859.ad, gitu menurut
flyer yang dibagikan, sebuah tipikal jamak dalam bertutur
film mandarin. tentulah berisi pertentangan hitam - putih,
penguasa dan yg tertindas, kemapanan dan pemberontak
hingga benci dan rindu, tegar nan lembut, melek dan buta ..
juga semangat 'mengupas bawang' yang bikin penasaran
walau mata jadi perih, termasuk kejutan yang sebetulnya
gak mengejutkan bener. lah kenapa demikian? karena
sejak awalnya, film ini gak bermaksud ruwet bikin kejutan
serta malah asik lama-lama dengan tarian lembut, atraksi
beladiri dengan panorama indah, angin yang bebas serta
bunga liar. kalopun ada rasa ngilu berupa perkelahian di
hutan bambu nan diimbangi kelenturan hijau memukau,
serta cinta membara di padang bunga hingga menuaikan
cemburu, berlanjut pertempuran 'dua musim' nan sengit
entah demi bukti apa selain tetesan darah di atas salju.
jelaslah, ini bukan film tempur ato tentang skandal ato
penyusupan .. ini murni kisah cinta anak-anak manusia.
walau rada gak adil dengan 'menghukum' salah satu pihak
yang telah 'tulus' berkorban berkalang waktu lantas gelap
mata, hingga berubah kalap dan membarakan kebencian,
tapi yah .. memang begitulah, segalanya atas nama cinta.
maka nasib pondok perguruan pisau terbang yg sedang
dikepung rapat di akhir cerita, jadi gak penting lagi.

yea, menonton film ini sebaiknya dengan cara melihat
sebuah kisah cinta, lengkap dengan pengorbanan serta
kejutannya. tapi jangan sekalipun dibandingkan dengan
gejolak terpendam nan rapat ala crouching tiger, hidden
dragon
(ang lee-2000) maupun filosofis warna 'hero' dari
sutradara yg sama zhang yimou. keindahan warna, alur
kamera, gerak tubuh serta arah mata pisau, perubahan
musimnya, adalah alur turun naiknya gejolak asmara
anak manusia. yang dibalik semua atribut, peran serta
tugas masing-masing akhirnya mereka saling berhadapan
serta melakoni makna cinta sebagai manusia nan biasa.
dan seperti yang kutulis di awal, aku ternyata gagal
menikmati cinta yang seadanya dalam film ini. mungkin
laen kali perlu pake jurus yang pernah dibuat pendekar
led zeppelin untuk album ke empatnya, dimana gak ada
tittle album, nama led zeppelin maupun personilnya.

Tuesday, March 29, 2005

marble halls [pada pohon berbunga]

d.U.k.E~m.E.n.d.E.n.g.A.r
From: "duke"
Date: Fri Sep 5, 2003 12:51 pm
Subject:
'marble halls'

i dreamt that
suitors sought my hand
that knights upon bended knee
* .. tak ada yang lebih tabah

and with vows
no maidens heart could withstand
they pledged their faith to me
* .. dari hujan bulan juni

and i dreamt
that one of that noble host
came forth my hand to claim
* .. dirahasiakan rintik rindunya

but i also
dreamt which charmed me most
that you loved me still the same
* .. kepada pohon berbunga itu

that you loved me ..
you loved me still the same
(kepada pohon berbunga itu ..)
that you loved me ..
you loved me still the same
---------------------------
np: 'marble halls' ____ enya (from shepherd moons-1991)
* petikan sajak 'sapardi djoko damono'
-duke-