Friday, October 22, 2004

from: cable gay, the movie

dukE~mElihAt
From: "duke"
Date: Wed Oct 22, 2003 12:24 am
Subjec:
(Re: Plato: Cinta & Perkawinan)

saat si cable guy (jim carey) bertemu dengan si wanita,
pacar temannya itu yang di dalam filmnya, ada dialog:
cable: kenapa kalian lantas berpisah?
wanita: gak pisah. kami hanya memberi sedikit kesempatan ato
semacam test, apakah emang bisa bertahan jika berpisah sesaat.
sekaligus nge-tes kalo akhirnya emang beneran bakal jodoh.

cable: well .. akupun pernah melakukan hal serupa dengan pacar
saya terdahulu. membuat 'permainan' kecil sembari menguji cinta
serta kesetiaan kami masing-masing. jika mampu bertahan dalam
'perpisahan' itu selama 3 bulan dan saling membutuhkan, berarti kami
memang jodoh, gak akan terpisahkan. begitulah .. hingga seminggu
lagi sebelum dead-line tiga bulan itu datang, terjadilah sesuatu.

wanita: kejadian apa itu?
cable: yep .. dia mendadak tewas pada sebuah kecelakaan mobil.
----------------------------------------------------
jangan terlalu yakin mencari pembuktian ato pembenaran, pada sebuah
kesempatan yg tidak bisa dikuasai. kecuali siap dengan setiap resiko,
termasuk pembuktian yg sebenarnya tak (bisa) membuktikan apapun


pada kenyataannya, manusia emang selalu butuh kejutan. selalu saja;
'sesuatu itu ada' setelah terjadi kehilangan terhadap sesuatu itu ada,
setelah terjadinya sebuah pertengkaran, karena perpisahan, dst, dst.
----------------------------------------------------
(harapan, adalah kejahatan yang paling kejam;
karena memperpanjang siksa pada manusia
- nietzsche)
-duke-

Thursday, October 21, 2004

i was brought to my senses

i was brought to my senses __ sting (mercury falling)
Posted by Hello

Monday, October 18, 2004

~what a wonderful world~

From: "duke"
Date: Thu Oct 2, 2003 1:54 am
Subject:
'i see friends shakin' hands, sayin': how do you do?

kurang lebih semingguan di jogja, kuping ini digempur abis
oleh album 'scenes from a memory' nya d.t, lantas tadi malem
terdengar sayup, lirik lembut dari lagu kamar tetangga hotel:
i see trees of green, red roses too
i see them bloom for me and you
and i think to myself .. what a wonderful world


aku mengawang, tentang lagu dan lirik yang optimis.
emang cocok buat iklan, bercerita tentang konsep harmonis,
konstruktif juga harapan untuk selalu (mendapat) lebih baik.
nadanya meyakinkan, gak lambat tapi juga gak memaksa.
i see skies of blue and clouds of white
the bright blessed day, the dark sacred night
and i think to myself .. what a wonderful world


ato ingat romantis-isme seorang penyiar pada film perang
'good morning vietnam' ato rasa takjubnya seorang 'michael'
(sang malaikat) yang turun jadi 'seorang pria' di suatu pagi,
ato sepotong hati yang rapuh namun tetap mencari terang.
dari kesederhanaan louis armstrong mendayu rindu-dendam.
the colours of the rainbow, so pretty in the sky
are also on the faces of people going by
i see friends shakin' hands, sayin': how do you do?
they're really saying 'i love you'


tiba-tiba juga, aku merasa terasing dan amat kesepian.
bahwa aku pernah kehilangan hijau rumput dan biru langit,
cerahnya kenangan, aroma sapaan berikut ke-relaan-nya,
bahkan bara cemburu yang biasa membangkitkan naluri.
celaka .. aku emang kehilangan rutinitas, aku kehilangan
segala eksistensi yang selama ini telah kubangun rutin.
aku tak berdaya .. bahwa aku hanyalah seorang asing,
sama seperti orang asing satu lainnya .. begitu asing.
aku bahkan tak bisa rela lagi menyapa akrab diri sendiri,
khawatir akan meruntuhkan 'aku' sebagai 'aku lainnya'.
aku lupa untuk berkata tulus 'how do you do' buat diri
sendiri, apalagi bisa 'asik' saat menyapa 'aku lainnya'.
aku, adalah 'aku' yg terperangkap jadi 'aku dan aku'.
i hear babies cryin', i watch them grow
they'll learn much more than i'll ever know
and i think to myself, what a wonderful world
yes, i think to myself, what a wonderful world


* from 'what a wonderful world' __ g. weiss-bob thiele
[dan aku lagi kangen versi gunung-nya willie nelson]
-duke-