~t|i|m|e~
d.U.k.E~m.E.n.d.E.n.g.A.r
From: "duke" <jazzdinny@hotmail.com>
Date: Tue Feb 3, 2004 2:01 am
Subject: -time-
time, flowing like a river
time, beckoning me ..
who knows when we shall meet again
if ever .. but time
keeps flowing like a river .. to the sea
andai pada sebuah perjalanan yg lambat, maka sang waktu
justru terasa cepat berlalu. maka dikenal sebutan 'tua di jalan'.
sebaliknya bila melaju dengan sangat cepat, maka waktupun
berjalan lambat, alias tanpa disadari kendaraan udah sampe
ke tujuan. perkara cepat dan lambat, kendaraan dan waktu.
adalah hakekat manusia saat mengarungi batas manusiawi.
goodbye my love, maybe for forever
goodbye my love, the tide waits for me
who knows when we shall meet again
if ever .. but time
keeps flowing like a river (on and on) .. to the sea
mereka menyebutnya sebagai relativitas yakni waktu,
yang bisa mengkerut dan memuai. berbeda dengan gerakan
jarum jam hingga putaran bumi yang ritmenya telah teratur,
tanpa rekayasa. sebagai faktor mekanis yang diciptakan agar
jadi kesepakatan serta tak terperdaya oleh relativitas itu.
till it's gone forever
gone forever .. gone for-ever more
namun siapa yang bisa menebak laju arus sungai?
namun siapa yang bisa mengukur satu penantian?
goodbye my friends, maybe forever
goodbye my friends, the stars wait for me
who knows where we shall meet again
if ever .. but time
keeps flowing like a river (on and on) to the sea ..
jika suatu saat aku melaju pada kecepatan cahaya, maka
aku terbang menuju bintang dalam 50 tahun cahaya dan
kembali ke bumi untuk menemukan segala harapan.
artinya, menurut 'jam mekanis' bumi, aku telah berlayar
meninggalkan bumi selama 100 tahun dan saat mendarat,
bumi telah lebih tua 100 tahun. ini perkara konversi.
till it's gone forever
gone forever .. gone for-ever more
namun siapa yang telah menetapkan laju arus sungai?
siapa pula yang bisa mengukuhkan makna penantian?
*np: 'time' ____ alan parsons (alb. turn of a friendly card)
-duke-
